Dinul Islam warnai Ramadhan di SMAN 1 Simpang Ulim

Dinas Pendidikan Aceh  melalui surat edaran nomor: 421.5/C/4912/2021 tentang kegiatan pembelajaran Dinul Islam, mengimbau kepada seluruh kepala sekolah dan pengawas serta para guru untuk mewujudkan peserta didik yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT,  berakhlak mulia dan taat beribadah, maka untuk memantau kegiatan siswa pelaksanaan Dinul Islam di sekolah selama bulan suci Ramadhan berupa kokurikuler.

Fokus utama pelaksanaan kegiatan dinul islam di SMAN 1 Simpang Ulim adalah pengembangan potensi peserta didik di bidang agama, terutama yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari seperti masalah ibadah salat, puasa, taharah dan sebagainya.

Kegiatan dinul islam ini selama dua minggu, mulai tanggal 19 April s.d 1 Mei 2021 di Aula pertemuan SMAN 1 Simpang Ulim. Kegiatan berlangsung dari pukul 09.00 s.d. 12.00 WIB, terbagi atas dua sesi yang diisi oleh narasumber berbeda.

Ketua panita kegiatan dinul islam SMAN 1 Simpang Ulim Maimun, S.HI. mengatakan, mengingat kondisi masih pandemi untuk kelancaran kegiatan dinul islam dilaksanakan secara terpisah menurut jenjang kelas, dan peserta didik diwajibkan untuk mengikuti protokol kesehatan. “Kita tetap menjalankan protokol kesehatan, kalau tahun lalu kegiatan dinul islam memang tidak diadakan sama sekali, tahun ini walaupun masih dalam pandemi kita tetap laksanakan dinul islam dengan menerapkan prokes sehingga kegiatan berjalan sesuai dengan yang kita harapkan,”ujarnya.

“Minggu pertama diperuntukkan bagi peserta didik kelas X dan pada minggu kedua bagi peserta didik kelas XI. Pada hari senin sampai hari kamis mereka mengikuti dinul islam di sekolah, kemudian hari jumat dan sabtu ada tugas berupa hafalan surat pilihan juz 30 yang dilakukan secara mandiri di rumah masing-masing,” tambahnya.

Untuk penyegaran dan motivasi peserta didik selama mengikuti kegiatan dinul islam, SMAN 1 Simpang Ulim bekerja sama dengan pihak eskternal seperti Dayah, KUA dan MPU Aceh Timur.

“Kita mengundang narasumber dari pihak luar karena mengingat guru PAI sudah sering berinteraksi dengan peserta didik di kelas, mungkin mereka bosan dengan guru sendiri maka kita berinisiatif untuk mengundang pihak luar dan pihak luar itu pun bukan orang-orang biasa, tapi mereka dari pimpinan dayah, pimpinan balai pengajian, KUA dan MPU Aceh Timur,” tegasnya.

Respon peserta didik sangat antusias, mereka aktif bertanya terhadap apa yang belum mereka ketahui dan rajin ke mushala untuk melaksanakan salat Dhuha, ini merupakan langkah awal yang baik dalam mengikuti rangkaian yang ada pada program dinul islam sesuai dengan arahan Dinas Pendidikan Aceh.

“Salat Dhuha dilaksanakan untuk melatih dan membiasakan peserta didik karena salat Dhuha itu adalah salah satu salat sunat yang sangat dianjurkan, kelebihannya pun luar biasa seperti dimudahkan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka,” ucapnya.

Zahara, salah satu peserta didik kelas XI menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat karena selain dapat ilmu dan wawasan yang baru juga bisa membangkitkan semangat positif dalam melaksanakan ibadah.

“Alhamdulillah setelah mengikuti  kegiatan dinul islam ini, banyak pengalaman dan ilmu baru yang saya dapatkan. Hari ini ilmu Al quran, tajwid, kemarin peranan pemuda-pemudi dalam islam untuk memajukan masa depan. Saya juga lebih rajin melaksanakan salat dhuha, kalau di rumah sering ketiduran hehehe…” ungkapnya.

“Kami juga diberi tugas untuk menghafal al-quran, surat pilihan pada juz 30 kemudian setorannya dibuat dalam bentuk video, lalu filenya dikirim ke wali kelas masing-masing untuk dinilai.” tambahnya.

Kepala SMAN 1 Simpang Ulim Henni Mahera Siregar, S.P.d., M.Pd berharap setelah kegiatan dinul islam dilaksanakan, peserta didiknya bisa mengamalkan terkait ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari. “Kita berharap setelah mengikuti kegiatan dinul islam di sekolah, peserta didik bisa memahami dan mengerti terkait materi yang telah diberikan oleh narasumber dan bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan itu mereka bisa menambah ilmu pengetahuan agama, menambah wawasan dan bisa bermanfaat dalam kehidupan mereka baik di dunia maupun akhirat kelak.”