Ikut Instruksi Gubernur Aceh, Guru dan Tendik SMA Negeri 1 Simpang Ulim Suntik Vaksin Tahap Pertama

Gerakan vaksinasi massal Covid-19 sedang marak dilaksanakan di berbagai daerah. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di Indonesia. Pemerintah Aceh turut andil dalam menahan laju penyebaran pandemi ini melalui Intruksi Gubernur Aceh Nomor: 09/INSTR/2021 Tentang Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease (Covid-19) Bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kontrak serta Tenaga Kerja Outsourcing pada Pemerintah Aceh.

Menyikapi hal tersebut Kepala SMA Negeri 1 Simpang Ulim, Henni Mahera Siregar, S.Pd., M.Pd mengatakan bahwa pada dasarnya pihak sekolah telah menindaklanjuti Instruksi Gubernur Aceh mengenai vaksinasi Covid-19 dalam upaya pencegahan dan penyebaran virus Covid-19. Hal tersebut terlihat dari partisipasi sejumlah guru dan tendik dalam mengikuti vaksinasi di faskes tingkat kecamatan. “Hingga Sabtu kemarin (12 Juni 2021), sejumlah guru SMA Negeri 1 Simpang Ulim telah melakukan vaksinasi pertama sebanyak 46 orang” tuturnya.

Sebagaimana diketahui jumlah guru dan tendik di SMA Negeri 1 Simpang Ulim saat ini adalah sebanyak 65 orang yang terdiri dari PNS dan Non PNS. Dari jumlah tersebut sebanyak 70% telah disuntik vaksin pertama pada faskes tingkat kecamatan.

Guru dan Tendik SMAN 1 Simpang Ulim sedang melakukan cek kesehatan di faskes tingkat kecamatan

Henni menambahkan, ada beberapa guru yang tidak melakukan vaksin disebabkan faktor kesehatan. “Ada beberapa guru yang tidak bisa divaksin karena tidak lolos screening saat pemerikasaan oleh petugas puskesmas disebabkan faktor kondisi kesahatan, ada juga yang sedang hamil sehingga vaksinasi harus ditunda,” tambahnya.

Sejumlah guru dan tendik SMA Negeri 1 Simpang Ulim ada yang mengikuti vaksinasi di Puskesmas Simpang Ulim dan Puskesmas Pante Bidari. Terdapat perbedaan dalam alur pelaksanaan vaskinasi di kedua faskes ini.

Diungkapkan, Maimun, SH. I, seorang guru dari SMA Negeri 1 Simpang ulim, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di puskesmas Simpang Ulim pada awalnya peserta yang datang melakukan registrasi di meja pertama dengan menyerahkan Kartu Identitas Penduduk (KTP), kemudian petugas meminta nomor handphone peserta. Setelah itu peserta vaksin menunggu antrian untuk pemeriksaan tensi darah dan konsultasi riwayat kesehatan dengan dokter di meja kedua. Selanjutya pada meja ketiga peserta yang layak menerima vaksin akan disuntik, lalu menuju meja keempat yaitu menunggu hasil vaksin (sertifikat vaksin). Peserta diminta untuk menunggu selama 30 menit, jika tidak ada gejala yang timbul akibat vaksin tadi maka peserta diperbolehkan untuk pulang dan diberitahukan bahwa jadwal vaksin tahap kedua akan diinformasikan melalui sms.

Guru dan Tendik SMAN 1 Simpang Ulim sedang konsultasi kesehatan dengan dokter di faskes tingkat kecamatan

Nuraini, ST yang juga merupakan guru di SMA Negeri 1 Simpang Ulim mengatakan bahwa dirinya mengikuti vaksinasi di puskesmas Pante Bidari pada tanggal 10 Juni 2021. Alur pelaksanaanya peserta vaksin datang untuk registrasi dengan menyerahkan KTP dan nomor HP dimeja pertama. Di meja kedua dilakukan pengecekan tensi darah. Meja ketiga dimintai informasi terkait usia dan berkonsultasi dengan dokter terkait riwayat penyakit yang diderita. Selanjutnya peserta menuju meja keempat untuk suntik vaksin apabila memenuhi syarat, Bagi peserta dengan riwayat penyakit jantung, darah tinggi, dan ibu hamil tidak diperkenankan untuk menerima suntik vaksin. Setelah disuntik peserta diminta untuk menunggu selama 30 menit di tempat yang disediakan, apabila tidak ada gejala setelah 30 menit maka peserta lanjut ke meja lima (petugas pengawasan) untuk mengambil kartu vaksinasi tahap kedua.

Guru SMAN 1 Simpang Ulim sedang disuntik oleh petugas di faskes tingkat kecamatan

Kepala SMA Negeri 1 Simpang Ulim juga gencar mengimbau dan mengingatkan warga sekolah secara langsung dan melalui whatsapp grup agar terus mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, selalu menjaga jarak, menghindari kerumunan dan keramaian, serta selalu menjaga kesehatan.