Jaksa Masuk Sekolah Berikan Penyuluhan Hukum di SMAN 1 Simpang Ulim

Tim Jaksa Masuk Sekolah Kejaksaan Negeri Aceh Timur memberikan Penerangan/ Penyuluhan Hukum di SMA Negeri 1 Simpang Ulim. Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS)  ini merupakan program tahunan dari bidang intelijen Kejaksaan RI untuk melakukan penyuluhan di sekolah-sekolah. Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 15 Juni 2021 pukul 09.30 Wib s/d 12.30 WIB bertempat di Aula SMA Negeri 1 Simpang Ulim.

Tim Jaksa Masuk Sekolah disambut baik oleh Kepala SMA Negeri 1 Simpang Ulim, Henni Mahera Siregar, S.Pd., M.Pd., dan Kacabdin Aceh Timur Bapak Abdul Jaban, S.Pd., M.Pd  yang sekaligus membuka kegiatan Penerangan dan Penyuluhan Hukum tersebut. Mengawali pembukaan acara beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada SMA Negeri 1 Simpang Ulim sebagai tuan rumah yang telah memfasilitasi kegiatan penyuluhan hukum untuk program jaksa masuk sekolah.

Mengakhiri pembukaan Kacabdin Aceh Timur berharap setelah kegiatan ini peserta yang dikirim dari perwakilan sekolah bisa menjadi sebagai duta sadar hukum. “Ananda yang hadir hari ini adalah tongkat estafet harapan bangsa kedepan sebagai penegak hukum di Indonesia. Setelah ananda mengikuti kegiatan penyuluhan hukum diharapkan bisa menjadi contoh bagi teman-teman lain disekolah.” Tuturnya.

Kegiatan Penerangan/ Penyuluhan Hukum di SMA Negeri 1 Simpang Ulim diikuti oleh perwakilan siswa dari masing-masing sekolah sebanyak 4 orang siswa dan 1 guru pendamping yaitu perwakilan dari SMKN 1 Pante Bidari, SMAN 1 Pante Bidari, SMAN 1 Simpang Ulim, SMKN 1 Simpang Ulim dan SMAN 1 Julok.

Materi penyuluhan hukum disampaikan oleh Kasie Intel Kejari Aceh Timur Bapak Andy Zulanda, SH. yang membahas mengenai peran Kejaksaan Republik Indonesia sekaligus memberikan pengenalan materi tentang hukum di kalangan para siswa seputar bahaya Narkoba dan Psikotropika.

Selanjutnya pada sesi kedua materi tentang jurnalis disampaikan oleh Bapak Muhammad, S.Pd., M.Pd. dari persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Timur Beliau memaparkan materi seputar UU ITE. “Sebagai pelajar, kita harus bijak menggunakan sosial media! jangan langsung share berita yang belum tentu benar salahnya. Gunakan internet untuk hal-hal positif,” tegasnya.

Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) mendapatkan respon positif dari siswa siswi perwakilan masing-masing sekolah, hal itu dapat dilihat dari keaktifan mereka dalam sesi tanya jawab mengenai materi yang telah diberikan.

Kepala SMA Negeri 1 Simpang Ulim Henni Mahera Siregar, S.Pd., M.Pd. mengapresiasi kegiatan penyuluhan hukum kepada para anak didiknya. Ia juga berharap para siswa memahami soal hukum dikalangan siswa.  “Dengan adanya kegiatan seperti ini para siswa/i mendapat wawasan tentang penyalahgunaan Narkotika, UU ITE, pelanggaran hukum, dasar hukumnya apa, sanksinya seperti apa sehingga tidak terjerumus kepada hal-hal yang tidak diinginkan,” harapnya.