Dukung Program BEREH, SMAN 1 Simpang Ulim Gencarkan Gerakan Sabtu Bersih!

Menindaklanjuti surat dari Kepala Dinas Pendidikan Aceh Nomor: 421.6/B/9141/2021 tentang Gerakan Gotong Royong-Sabtu, SMA Negeri 1 Simpang Ulim melakukan gotong royong pada Sabtu, 28 Agustus 2021. Kegiatan ini terlaksana demi menyukseskan program BEREH (Bersih, Rapi, Estestis dan Hijau) di lingkungan sekolah yang dicanangkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Aceh.

Kegiatan ini bertujuan agar warga sekolah membiasakan budaya bersih dan sehat untuk terciptanya lingkungan sekolah yang indah, sejuk, segar, rapi, tertib dan aman. Dalam pelaksanaannya kegiatan ini melibatkan seluruh guru, tendik dan siswa-siswi SMA Negeri 1 Simpag Ulim. Sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan sekolah agar tetap terjaga. Bukanlah semata-mata tugas seorang saja, melainkan seluruh warga sekolah turut andil dalam menciptakan suasana yang bersih dan ramah lingkungan seperti tujuan program BEREH.

Kepala SMA Negeri 1 Simpang Ulim sangat mendukung kegiatan positif ini. “Kegiatan positif ini sangat bermanfaat. Nantinya kegiatan ini menjadi program rutin setiap satu minggu sekali yang dikoordinir tim lingkungan sekolah,” ujarnya.  

Direncanakan SMA Negeri 1 Simpang Uim juga akan mengadakan Gerakan Senam Sehat untuk mengiringi kegiatan program BEREH ini. “Iya, kita juga ingin anak-anak, guru dan tendik sehat jasmani. Jadi, sudah dicanangkan akan ada Gerakan senam sehat sebelum melakukan gotong royong bersama ini, nanti kegiatannya akan dikoordinir oleh tim guru olahraga. tambahnya.

Beliau juga berharap bahwa program ini dapat berjalan dengan baik. “Kita juga berharap semua program kegiatan kita berjalan sukses, baik itu PBM maupun Program BEREH ini. Sekolah menjadi lebih baik, unggul dan berprestasi.”

Kegiatan dimulai dengan pembagian tugas di setiap titiknya. Sebelumnya para guru dan siswa telah dibagi kedalam beberapa kelompok untuk membersihkan tempat yang sudah ditentukan.

Koordinator pelaksana kegiatan  Ruwaida, S. Pd. bekerjasama dengan waka sarana dan prasarana Muzakir, S.Pd memastikan kegiatan berjalan lancar dengan membagi beberapa titik lokasi gotong royong. Diantaranya mushalla, tempat wudhu, perpustakaan, aula, laboraturium computer, laboraturium multimedia, laboraturium IPA, ruang literasi, ruang BP, kantor guru, ruang TU, secretariat OSIS, kelas, parkiran, kamar mandi, kantin, Gudang, halaman utama sekolah, dan lingkungan sekitar sekolah.

“Untuk kelancaran kegiatan ini siswa dibagi menjadi beberapa kelompok perwakilan dari kelas X, XI dan XII untuk membantu membersihkan beberapa lokasi yang telah ditentukan. Pembagian siswa secara heterogen ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sosial siswa agar saling mengenal antara adik kelas dan kakak kelas,” jelas Ruwaida.

Erna Murni, S. Pd selaku Pembina Osis turut memberikan respon positif terhadap kegiatan ini. “Sangat bagus pemerintah menggalakkan program BEREH ini. Ada beberapa poin penting yang bisa kita ambil dari kegiatan ini yaitu menciptakan keakraban, saling membantu antara para siswa dan juga guru, lalu mereka juga terlatih untuk bertanggung jawab karena setiap siswa diberikan tugas masing-masing,” ungkapnya.

Erna berharap kedepan kegiatan gotong royong ini juga bisa bergandengan dengan program olahraga yaitu senam. “Olahraga juga penting. Semoga kedepan kegiatan gerakan senam akan diadakan sebulan sekali untuk meningkatkan imun siswa, guru dan tendik SMA Negeri 1 Simpang Ulim.

Razi, selaku guru di SMA Negeri 1 Simpang Ulim juga berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Dia mengatakan,” kegiatan ini harus kita lakukan rutin untuk menjaga sekolah kita tetap bersih indah. Selain itu kegiatan ini juga membantu siswa untuk bertanggung jawab dengan kebersihan dan menjaga lingkungan sekolah.”

“Hal ini bisa menjadi satu pelajaran kepada siswa untuk menjaga kebersihan. Jika dibiasakan, hal baik ini akan dapat mereka terapkan dalam keseharian mereka. Jadi, tidak hanya bisa menjaga kebersihan lingkungan sekolah tetapi juga di rumah, di lingkungan masyarakat atau di manapun mereka berada,” ujarnya.

Sebelumnya Kepala SMA Negeri 1 Simpang Ulim, Henni Mahera Siregar, S.Pd,. M.Pd. mensosialisasikan intruksi vaksin masal kepada para siswa sebelum kegiatan gotong royong dimulai di lapangan upacara. Hal tersebut sesuai dengan surat edaran Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh nomor 800/L/889/2021 tanggal 20 Agustus 2021 tentang intruksi untuk vaksinasi masal.

Dalam arahannya Henni mengatakan bahwa sekolah bertindak sebagai fasilitator, bukan pelaksana. Semuanya berdasarkan persetujuan izin orang tua siswa. “Ini penting disampaikan agar semua tidak salah penyampaian kepada orang tua masing-masing. Sekolah hanya bertindak sebagai fasilitator, kita sebagai jembatan antara pemerintah dengan para orang tua siswa, didukung oleh komite sekolah,” ujarnya.

Henni berharap semua siswa bisa melakukan vaksinasi sesuai dengan usia mereka. “Kami berharap siswa-siswi SMA Negeri 1 Simpang Ulim dapat mengikuti vaksinasi, tetapi untuk melakukan vaksinasi harus dengan persetujuan orang tua, semoga kita senantiasa menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” tutupnya.

The Zalo PC